Cerita Sex Hot Istri Teman

Cerita Sex Hot Istri Teman

Cerita Sex Hot Istri Teman Cerita Dewasa Sex Bokep Indo Hot. Cerita Selingkuh Istri, Cerita Seks Selingkuh, Foto Hot Istri, Cerita Bokep Hot Istri Ngentot

Cerita Sex Hot Istri Teman

Cerita Sex Istri – Cerita ini bermula dari kembali lembur dengan seorang admin rekan sekantor di unsur lain, namanya Vievi berperawakan gemuk dengan kulit putih “QQ 99 Online” tinggi badan 165 cm. Vievi pun sudah menikah kira-kira satu separuh tahun yang lalu. Sebetulnya Vievi bukanlah tipe orang yang dapat bekerja walaupun dia seorang sekretaris. Mungkin sebab temannya dia terdapat di posisi tersebut.

Mungkin saat tersebut aku sedang ketiban mujur, tepat di pintu masuk entah apa penyebabnya tiba-tiba saja Vievi laksana akan terjatuh. Refleks aku meraih tubuh berbobotnya dengan maksud untuk menyangga supaya dia tidak benar-benar terjatuh dan memantul kesana kemari. Namun tanpa sengaja tanganku menyentuh sesuatu yang sarat lemak di dadanya. Setelah bisa berdiri dengan sempurna Vievi memandang ke arahku seraya tersenyum, ya ampun kok meganginnya toket sih, hen?.

“Terima kasih Pak Hendri, nyaris saja aku terjatuh.”
“Oh, nggak apa-apa, maaf barusan tidak sengaja.”
“Tidak apa-apa.”

Seperti itulah dialog yang terjadi pagi itu. Walaupun nggak inginkan mikirin terus kejadian itu tapi aku tetap merasa tidak cukup enak sebab telah menyentuh sesuatu pada tubuhnya walaupun nggak sengaja, “Agen Tangkas Online” kutengok ke arah meja kerjanya melewati kaca pintu ruanganku dia pun kelihatannya kepikiran dengan kejadian “Domino QQ” tersebut, untung masa-masa masuk kerja masih empat puluh lima menit lagi jadi belum terdapat orang.

CERITA HOT SEX DEWASA

Aku kembali mengerjakan rutinitas sehari-hari menggeluti “Agen Bandar Taruhan Online” yang yang nggak terdapat ujungnya. Sudah kebiasaanku masing-masing tiga puluh menit membuka website “Agen Bandar Domino” guna menghindari keletihan pada mata, namun ternyata terdapat sesuatu yang beda di belakang meja kerja ruanganku pada hari itu, aku menyaksikan Vievi sedang memandang ke arah monitorku.

Lagi, dia tersenyum kearahku, aku justeru jadi bertanya-tanya terdapat apa gerangan dengan jablay “Bola Tangkas Online” itu, aku yang geer atau memang dia jadi beda hari ini, ah mungkin melulu pikiranku saja yang ngelantur.

Jam istirahat santap seperti biasa seluruh orang ngumpul di EDR untuk santap siang, dan sebuah kebetulan lagi masa-masa nyari lokasi duduk ternyata kursi yang kosong terdapat di sebelah Vievi, kesudahannya aku duduk disana. Setelah berlalu makan, sebab aku duduk disebelah dia jadi aku ngobrol sama dia, sebenarnya sebelumnya aku males ngobrol sama dia.

“Gimana kabar suaminya Vi?” aku mengawali percakapan
“Baik pak.”
“Trus gimana kerjaannya? masih nganggur laksana dulu?”
“Sekarang sedang mengupayakan kerja ojek online, baru satu bulan.”
“Oh begitu, baru tahu aku.”
“Ingin kerja seraya jalan2 katanya pak.”
“Ya baguslah bila begitu, kan nantinya pun untuk mesa depan berdua.”
“Iya kelihatannya pak.”

Setelah jam istirahat “Bandar 99 Domino” semua pulang ke ruangan masing-masing, Akupun pulang hanyut dengan kerjaanku. Pukul delapan aku bermaksud beres-beres sebab penat pun kerja terus, tanpa sengaja aku nengok ke arah pintu ruanganku ternyata Vievi masih terdapat di mejanya. Setelah seluruh beres akupun terbit dari ruangan dan bermaksud guna pulang, aku melalui mejanya dan iseng aku nyapa dia.

GALLERY FOTO HOT BUGIL SEKS

“Kok tumben hari gini masih belum pulang?”
“Iya pak, ini baru inginkan pulang, baru beres, tidak sedikit kerjaan hari ini”
“Ya udah kalo begitu kita bersama aja.” ajakku menawarkan.
“Tidak usah pak, biar aku kembali sendiri saja.”
“Nggak apa-apa, mari kita bareng, ini udah terlampau malam.”
“Baik Pak bila begitu.”

Sambil berjalan mengarah ke tempat parkir pulang kutawarkan jasa yang walaupun sebenarnya niatnya melulu iseng saja.

Tante Gendut BBW

“Gimana kalo Vievi bersama aku, anda kan searah.”
“Nggak usah pak, biar aku gunakan angkutan umum atau taksi saja.”
“Lho, tidak boleh gitu, ini udah malem, nggak baik wanita jalan sendiri malem-malem.”
“Baik bila begitu pak.”

Di sepanjang jalan yang dilewati “Bandar 99 Poker” kami tidak tidak sedikit bicara hingga akhirnya aku simaklah dia agak lain, dia kelihatan murung, mengapa ini babon.

Cerita Seks Ngentot Mantan Istri

“Lho kok sepertinya murung, kenapa?” tanyaku penasaran.
“Nggak apa-apa pak.”
“Nggak apa-apa kok ngelamun begitu, perlu rekan buat ngobrol?” tanyaku memancing.
“Nggak ah pak, malu.”
“Kok malu sih, nggak apa-apa kok, ngobrol aja aku dengerin, kalo dapat dan perlu barangkali aku bakal bantu.”
“Susah mulainya pak, soalnya ini terlampau pribadi.”
“Oh begitu, ya kalo nggak inginkan ya nggak usah, aku nggak bakal maksa.”
“Tapi sebenarnya memang aku butuh orang untuk rekan ngobrol mengenai masalah ini.”
“Ya udah kalo begitu obrolin aja sama aku, rahasia dipastikan kok.”
“Ini soal suami aku pak.”
“Ada apa dengan suaminya?”
“Itu yang buat aku malu guna meneruskannya.”
“Nggak usah malu, kan udah aku bilang dipastikan kerahasiaannya kalo Vievi ngobrol ke aku.”
“Anu, aku tidak jarang baca buku-buku tentang hubungan suami istri.”
“Trus kenapa?”
“aku baca, akhir dari hubungan badan antara suami istri yang bagus ialah orgasme yang dirasakan oleh keduanya.”
“Trus letak permasalahannya dimana?”
“Mengenai orgasme, aku hingga dengan ketika ini aku melulu sempat membacanya tanpa pernah merasakannya.”

Aku sama sekali nggak pernah mengasumsikan kalo pembicaraannya bakal mengarah kesana, dalam hati aku membatin, masa sih kawin satu separuh tahun sama sekali belum pernah merasakan orgasme? timbul niatku guna memberi nafkah si jablay satu ini. Tanpa terasa jam sudah mengindikasikan pukul delapan malam, dan tanpa terasa pula kami telah sampai didepan lokasi tinggal Vievi, Aku mengantar dia hingga depan pintu rumahnya.

Cerita Sex Bokep Cewek Perawan

“Oh ya Vi, tentang yang anda ceritakan tadi di jalan, gimana teknik kamu mengatasinya?”
“aku sendiri bingung Pak mesti bagaimana.”

Mendengar “SAKONGKIU” jawaban seperti tersebut dalam otakku timbul benak kotor lelaki.

“Gimana bila besok-besok aku kasih apa yang anda pengen?”
“Yang aku inginkan yang mana pak.”
“Lho, tersebut yang sepanjang jalan anda bilang belum pernah ngalamin.”
“Ah bapak dapat aja.”
“Bener kok, aku mau ngasih tersebut ke kamu.”

Termenung dia mendengar perkataanku tadi, menyaksikan dia yang sedang menerawang aku beranggapan kenapa pun harus besok-besok, mengapa nggak kini aja selagi terdapat kesempatan. Kudekati dia dan kupegang tangannya, tersentak pun dia dari lamunannya seraya menatap kearahku dengan sarat tanda tanya. Ku kecup bibirnya, dia unik napas dalam entah apa yang terdapat dipikirannya dan tetap diam, kulanjutkan menghirup hidungnya dan dia memejamkan mata.

Foto Sex Bugil Tante Gendut Toge Ngentot

Kutarik tangannya guna duduk disebelahku di sofa yang lebih panjang, dia melulu mengikuti seraya menatapku. Kembali kulumat bibirnya, lagi, dia membalasnya dengan sarat semangat. Dengan posisi duduk seperti tersebut tanganku dapat mulai bekerja dan bergerilya. Kuraba unsur dadanya, dia justeru bergerak seakan-akan menyodorkan dadanya guna kukerjain. Kuremas dadanya dari luar bajunya, tangan kirinya membuka kancing baju unsur atasnya lantas membimbing tangan kananku guna masuk kedalam BHnya.

Bokep Sex Janda Jilbab Ngentot

Setelah lumayan lama meremas buah dadanya tangan kiriku mulai beralih kebawah menyusuri unsur perutnya dan berhenti di tengah selangkangannya, dia melenguh masa-masa kuraba unsur itu. Kusingkap roknya dan tanganku langsung masuk ke celana dalamnya, kutemukan sesuatu yang hangat-hangat lembab disana, telah basah rupanya. Kutekan klitorisnya dengan jari tengah tangan kiriku.

“Ohh .. ehh ..”
“Udah dulu pak, aku nggak tahan pengen pipis.”
“Jangan ditahan, biarkan aja lepas.”
“Aduh pak, nggak tahan, Vievi inginkan pipis .. ohh .. ahh.”
“Ahh .. uhh.”
“Gimana Vi rasanya?”
“Enak pak.”
“Kamu nyesel udah mengerjakan ini?” tanyaku.
“Bukan pak.”
“Lantas?”
“Aku bahagia, kesudahannya aku bukan lagi merasa menjadi jablay sebab suami aku.”
“Oh begitu.”

Kami saling terdiam sejumlah saat hingga aku tak sempat bahwa jari tengah tangan kiriku masih bersarang didalam vaginanya dan aku cabut perlahan, dia menggeliat masa-masa kutarik jari tanganku, dan aku masih termenung dengan ucapan-ucapan terakhir yang terlontar dari mulutnya, benar rupanya .. dia belum pernah menikmati orgasme.

Baca Juga : Cerita Sex Hot Tante

“Terima kasih ya pak, Vievi paling bahagia malam ini, saya harap bapak tidak jenuh menemani saya.”
“Kita kan kenal telah lama, saya selalu mau untuk membantu anda dalam urusan apapun.”
“Sekali lagi terima kasih, boleh bila mau kembali sekarang dan tolong ucapkan salam saya bikin suamimu.”

Akhirnya aku kembali dengan terus dihinggapi pertanyaan didalam pikiranku, mengapa dia dapat begitu, kasihan sekali dia. Baru kena kobel sudah merasa puas, hahaha dasar jablay batinku dalam hati. END

Cerita Sex Hot Istri Teman ¦ MEKI.club

Cerita Sex Hot Istri Teman