Cerita Seks Memek Sempit

Cerita Seks Memek Sempit Gadis

Cerita Seks Memek Sempit Gadis, Cerita Bokep Hot Dewasa. Cerita Ngentot Tetangga Perawan, Memek Gadis Perawan, Cerita Seks Ngentot, Ngentot Memek Sempit

Cerita Seks Memek Sempit

Cerita Seks Memek Sempit – Aku bermukim di suatu gudang tua yang telah tidak terpakai lagi. Lumayan dapat dapat lokasi tinggal gratis, justeru mendapat honor dari empunya gudang. Aku menduduki ruang bekas kantor gudang yang letaknya dilantai 2.

Dari kamarku aku dapat melihat semua bagian gudang. Cerita Seks Memek Sempit. Sambil menunggui gudang aku mengekor kuliah di suatu perguruan tinggi swasta.. Umurku kini 20 tahun.

Meski aku tidak kaya namun dianugerahi badan yang bagus dengan tinggi 175 dan wajah yang tidak terlampau jelek. Cerita Seks Memek Sempit. Gudang yang kujaga sering dipakai anak-anak di dusun belakang guna arena bermain. Sepulang sekolah mereka tidak jarang kali bermain di lantai gudang yang luas.

Aku mengizinkan saja mereka disitu bermain, itung-itung guna menemaniku, andai kebetulan hari tersebut tidak terdapat kuliah. Aku mensyaratkan mereka sebagai imbalan bermain di gudang ialah membantu menyapu lantai gudang supaya tetap dalam suasana bersih.

Dari sekian anak yang tidak jarang main ke gudangku ialah Leni yang sepertinya genit. Wajahnya manis rambutnya lebat hitam lurus. Dia selalu menggali perhatianku. Lagaknya laksana cewek dewasa yang menebar daya tarik ke aku.

Situs Judi VIP Online

Suatu kali aku sedang santai di kamarku menyaksikan TV dia tiba-tiba hadir di depan pintu. “Kak, Leni dan Ami boleh gak main ke kamar kakak ikut nonton TV,” katanya. Cerita Seks Memek Sempit

Aku mempersilakan mereka masuk. Di kamarku memang terdapat TV kecil dan di depannya terdapat selembar tikar. Keduanya duduk di tikar sedangkan aku tiduran di dipan beralaskan kasur. Cerita Seks Memek Sempit

Kedua mereka ini bersahabat, cantik dan keturunan Tionghoa, namun jarang di rumah sebab kedua orang tuanya sibuk berbisnis. Cerita Seks Memek Sempit

Kedua orang tua mereka seharian menunggui tokonya di Mangga Dua dan Glodok. Biasanya mereka kembali sekolah tidak jarang kali istirahat di toko lokasi ibunya berjualan. Namun semenjak mengenal tampat permainan di gudangku, mereka berdalih lebih suka kembali ke rumah. Sebenarnya mereka tidak dirumah, karena melulu berganti baju sekolah sebentar kemudian main ke tempatku.

Suatu hari mereka bawa DVD . Cerita Seks Memek Sempit. DVD tersebut tidak terdapat bungkusnya, tetapi saat diputar, ternyata itu ialah film porno. Aku buru-buru mematikannya. Mereka kuingatkan masih terlampau kecil menyaksikan adegan orang dewasa laksana ini. Tapi dua-duanya merengek-rengek mohon diputarkan, sebab mereka melulu boleh pinjam sehari dari rekan sekolahnya.

Aku tidak dapat bertahan dan darurat kuputar pulang DVD bawaan mereka. Adegannya lumayan vulgar dari pemain barat. Pemainnya memang cantik dan gagah dengan kemaluan yang besar. Keduanya asyik mengekor gambar yang ditayangkan. Aku mengingatkan bahwa anak kecil belum layak nonton yang begituan. “ Emang kenapa,” tanya Ami.

Agen BandarQ Online

“ Lha nanti bila terpengaruh gimana, kalian kan masih kecil,” kataku.
“Ah biasa aja kok, “ kata Leni.
“ Kita kan hendak tau pun permainan orang gede, jenuh nonton film anak-anak terus,” tambah Leni.
“Ya udah bila kalian nanti kepengen, oom gak tanggung jawab,” kataku.
“ Kepengen apaan,” tanya Ami.
“Ya kepengen yang kayak di film itu,” kataku.
“Ah mudah kan terdapat yang ngajarin,” kata Leni.
“Hah siapa yang ngajarin,” tanyaku keheranan.
“Ya kakak lah,” kata dua-duanya serempak dengan enteng.

Kedua gadis kecil ini sudah tak waras pikirku, masak dia berani menantangku. Setelah film kesatu itu, mereka lantas berkali-kali membawa film sejenis ke kamarku. Cerita Seks Memek Sempit

Sungguh mati jiwa mudaku bergelora pun menonton adegan-adegan syur itu. Tapi masak kulampiaskan ke gadis kecil gini. Badannya saja masih kecil dan kurus. Teteknya belum ada. Mereka ruang belajar 5 SD, kutaksir masih berumur 11 tahun lebih sedikit.

“Kak ajari anda ciuman dong,” kata Leni yang disambung Ami dengan kata “ Iya dong.”

Buset dah anak sekecil ini udah berani mohon yang beginian. Diam-diam mereka telah punya rencana terhadapku rupanya. Cerita Seks Memek Sempit

“Emang guna apa belajar yang gituan, “ tanya ku.
“ Kita kan pengen tau rasanya ciuman, kayaknya di film tersebut kok enak sih,” kata Ami.
“Bener nih,” kataku hendak meyakinkan permintaan mereka.
“Iya suer, ajari dong,” kata Leni.
“Nanti bila orang tua kalian tau, berakhir deh gua, “ kataku.
“ Ah anda yang gak bilang ke mama papa dong, suer deh kak, ajari ya,” kata Ami.
“Bener ya tidak boleh bilang ke sapa-sapa ya bila kakak ngajari kalian ciuman, nanti bila orang tua kalian tau kakak dapat berabe,” kataku.
“Iya deh janji,” kata mereka serentak.
“Gini deh sebelum belajar anda gosok gigi dulu biar mulut anda baunya enak,” kataku.

Mereka kemudian kusuruh memakai sikat gigi yang baru ku beli untuk mencuci mulutnya. Setelah tersebut aku pun menyikat gigiku. Rasa mulutku telah segar. Cerita Seks Memek Sempit

“Siapa yang duluan,” tanyaku.

Leni maju dengan wajah malu-malu. Leni kupangku, kemudian kuciumi pipi, kening rambut dan selanjutnya aku menghirup mulutnya . Mulut Leni masih kaku sampai-sampai masih terus terkatup.Dengan lidahku ku buka mulutnya dan kemudian aku menciumnya dengan mesra.

Agen DominoQQ Online

Nafas Leni terengah-engah. Mungkin dia sulit bernafas saat mulutnya kucium,atau sebab dia bernafsu sampai-sampai nafasnya memburu. Sekitar 5 menit aku menuntaskan menghirup Leni. Selanjutnya giliran Ami. Cerita Seks Memek Sempit

“Gimana rasanya,” tanyaku.
“Enak pun kok,” kata Leni.

Leni dan Ami kubopong berbaring di kasurku aku kemudian menindih dua-duanya dan pulang menciumi mereka. Tanganku tidak bermukim diam, namun merabai kedua dada mereka. Terasa terdapat daging yang menyembul tidak banyak di dadanya. Mereka ternyata telah mulai tumbuh teteknya. Tetapi sebab selama ini gunakan baju tebal sampai-sampai tidak terlihat bahwa teteknya telah mulai tumbuh.

Aku bangkit dan berbalik duduk ke arah kaki mereka diantara mereka yang sedang berbaring separuh telanjang. Tanganku pulang kususupkan dan menstimulasi kedua clitoris mereka. Keduanya bergelinjang gelinjang nikmat dan cairan mulai mengairi celah memeknya. Aku jadi penasaran bagaimana format memek mereka.

Memek Merah Perawan

Dari rabaanku memek mereka tetap gundul dan menggunduk. Satu persatu celana mereka aku pelroti. Mereka pasrah saja sambil memblokir mata. Terpampanglah dua gundukan dengan setiap belahan yang masih rapat. Ketika satu persatu aku kuak, tampak warna merah jambu di dalamnya dan ujung lipatan bibir dalam yang mencuat.

Kukatakan untuk mereka bahwa aku bakal memberi kesenangan yang tinggi, namun harus bergantian satu persatu. Mereka pasrah saja, aku mengawali dengan mengoral memek Ami. Baunya memang rada-rada pesing sebab dia belum sempat cebok. Tapi bagiku tidak masalah, sebab birahiku telah menyingkirkan rasa jijik. Cerita Seks Memek Sempit

Situs Agen Bandar QQ

Ketika lidahku menyentuh clitoris Ami dia menggelinjang. Berdasarkan keterangan dari dia rasanya geli, namun enak juga. Aku terus menyerang kelentit Ami hingga dia melonjak-lonjak. Cukup lama pun dia baru dapat mencapai orgasmenya selama 15 menit. Memek Ami berkedut-kedut dan ada tidak banyak cairan meleleh diantara belahan memeknya. Cerita Seks Memek Sempit

Ami tak kuasa membuka matanya dia terbujur. Sementara tersebut Leni yang penasaran bertanya ke Ami, “ Gimana Mi sakit nggak,” Ami melulu menjawab singkat, “ enaaaaaak banget,” katanya dengan mata tetap tertutup. Cerita Seks Memek Sempit

Badannya kututup sarung. Sebelum Leni mendapat giliran dia kuminta membasuh dulu memeknya. Leni mengekor anjuranku dan pulang langsung kusuruh berbaring dengan posisi mengangkang dan kaki ditekuk. Cerita Seks Memek Sempit

Memeknya sama sekali tidak berbau dan berwarna merah di dalamnya. Aku segera menyerang clitorisnya. Leni terkejut dan melonjak saat clitorisnya tersentuh lidahku. Reaksi Leni lebih rame, dia mengerang-erang seraya berucap, “ aduh…..aduuuuh enaaaak,,,,,,,”

Aku terus menyerang clitorisnya . dia juga lumayan lama menjangkau orgasmenya sama laksana Ami barangkali sekitar 15 menit dia akhirnya menjangkau orgasme dan kedua kakinya mengapit kepalaku dan rambutku dijambak-jambaknya dan ditekan ke arah memeknya. Mulutku merasa permukaan lubang vaginanya berkedut-kedut seperti lelaki sedang menyemprotkan sperma.

Agen Domino99 Online

Leni berkeringat dan istirahat terbujur. Keduanya langsung istirahat terlelap. Sementara tersebut aku ngaceng berat. Ketika mereka istirahat aku menyaksikan TV duduk di bawah. Lama-lama aku merasa ngantuk juga. Cerita Seks Memek Sempit

Aku terbangun saat merasa celanaku terdapat yang membuka, Kuintip kedua anak kecil itu berjuang membuka celana ku. Dengan agak bersusah payah mereka membuka seluruh celanaku. Kontolku pasti tidak dapat tinggal diam, dia langsung tegang mengacung. Apa kira-kira yang akan dilaksanakan kedua anak ini, batinku.

Ami meremas-remas batangku, sedangkan Leni menekan-nekan bijiku. Remasan Leni terlampau keras sampai-sampai aku tidak dapat terus berpura-pura tidur. “ Kalian ngapain sih, kok nelanjangi kakak,” tanyaku. Cerita Seks Memek Sempit

“Gak adil dong masak anda aja yang telanjang, anda kan pengen pun ngliat barangnya kakak,” kata Leni.
“Jijik ah,” Aku pulang berbaring dan dengan santai tanpa basa-basi kusuruh mereka menciumi kontolku.
“Gak adil dong memek kalian telah kakak jilatin hingga kalian kelojotan, kini giliran kakak dong yang di senengi,” kataku.
Ami & Leni mulai membungkuk menciumi ujung penisku kemudian dijilati. “ Isep,” kataku.

Leni melahap kantong menyan sedangkan Ami melahap kepala kontolku. Aku laksana melayang kelangit ke tujuh menikmati nikmatnya hisapan mereka. Cerita Seks Memek Sempit

Domino QiuQiu 99

“ Kak boleh gak anda nyoba kayak yang di film itu,” Tiba-tiba Ami bicara.
“ Yang mana,” tanyaku.
“ Itu yang barangnya laki dimasukin ke barangnya cewek,” kata Leni menyambung.
“ Ah kalian belum dapat karena masih kecil, barang kakak kan besar, memek kalian masih kecil mana muat,” kataku.
“ Ala diusahakan aja kan gak apa-apa,” kata Leni ngotot.
“ Ya udah tapi bila sakit, kakak gak tanggung ya,” kataku.

Leni naik ke atas tubuhku di pegangnya penisku kemudian diarahkannya ke lubang memeknya. Dia berjuang berkali-kali, tetapi tidak jarang kali meleset. Cerita Seks Memek Sempit

“ Kok sulit banget ya, di filim keliatannya gampang, “kata Leni.
“ Sini jajaki gua,” kata Ami.

Sebelum Ami mencoba, aku mengajak mereka melumasi kepala penisku dengan body lotion biar licin. Ami memungut body lotion dan melumuri semua kontolku hingga licin. Dia kemudian ngangkang dan menunjukkan penisku ke lubang memeknya yang masih kecil. Kepala penisku terasa tepat sedang di lubang memeknya.

“ Sakit ya, namun di film kok enak keliatannya,”
“ Masak sih coba kini gua kata Leni memungut alih posisi.

Leni juga merasa memeknya sakit saat kepala penisku masuk ke belahan memeknya. Sementara penisku dijadikan eksprimen, kepalaku telah nyut-nyutan sebab nafsu telah diubun-ubun. Cerita Seks Memek Sempit

“ Sekarang jajaki kakak yang masukin,” kataku sambil menyuruh mereka berbaring.

Ami kukangkangkan dan kakinya kutekuk. Kepala penisku aku arahkan ke lubang kecil memeknya dan pelan-pelan kutekan. Kepala penisku dapat masuk, namun masih terlampau ketat lubangnya. Aku tarik lagi tidak banyak lalu ku dorong.

Agen Poker QQ Online

Begitu berkali-kali hingga penisku dapat masuk selama 5 cm. Terasa di dalam terdapat yang menghalangi. Aku berhenti tidak memaksa memecahkan selaput perawannya, sebab khawatir mereka bakal terluka. Cerita Seks Memek Sempit

Giliran Leni pun begitu, kepala kontolku dapat masuk, tapi pun mentok di selaput perawannya. Aku mengocoknya pelan-pelan hingga akahirnya aku menjangkau orgasme dan kutarik terbit kontolku sebelum menyembur. Spermaku aku tampung di telapak tanganku sendiri.

“ Ih apaan tersebut kak, kok kentel-kentel kayak lem,” kata Ami.

Kujelaskan bahwa itulah sperma laki-laki yang dapat membuat cewek bunting bila masuk kedalam memek. Mereka merasa ngeri. Namun sesudah kujelaskan bahwa mereka belum dapat bunting sebelum mereka mendapat mensturasi. Jadi sekiranya spermaku masuk ke dalam memek mereka, tetap aman . kesudahannya mereka mengerti.

“Gimana rasanya disodok kakak,” tanyaku.
“Sakit sih namun rasanya penasaran aja gitu,” kata Amy.

Ya udah beda kali anda coba lagi, kalau diusahakan berkali-kali baru tidak sakit, dan kesudahannya enak. Cerita Seks Memek Sempit

“ Emang enaknya kayak apa sih,” kata Leni.
“Ya lebih enak dari yang kalian rasakan saat kakak jilatin memek kalian tadi.”
“ Ah masak sih terdapat yang lebih enak dari yang tadi itu, rasanya jadi kepengen deh,” kata Ami.
“ Ya besok-besoklah bila kalian telah tidak sakit lagi, kini bekasnya masih sakit,” tanyaku.
“Iya dikit,” kata Leni.
“ Coba kalian jalan, sakit nggak,” pintaku.

Leni dan Ami mondar mandir dikamarku. Kelihatannya jalannya tidak aneh, jadi aku tidak perlu cemas ketahuan orang tuanya bahwa memek mereka telah aku sodok. Cerita Seks Memek Sempit

Cerita Seks Memek Sempit Gadis ¦ INDOBISPAK.com
https://lgbt99.com/cerita-seks-memek-sempit/
Copyright © 2018 iDominoQQ All Right Reserved